Langsung ke konten utama

Jeritan Anak Miskin

 


Huru-hara tercuat dihamparan

Polusi udara yang merusak organ tubuh

Sepeda motor roda dua berlalu-lalang

Berjaket hijau hitam dengan tulisan gojek


Gedung-gedung tinggi menjulang

Terlihat megah dan mewah

Dan dilain tempat perumahan

Warga yang kumuh dan miskin


Matilah kau si miskin

Binasalah kau

Melaratlah kau

Matilah anak dan istrimu


Bahagialah kau si kaya

Berpoya-poyalah sepuasmu

Sebelum bangunan megah itu

Meninpamu dan matilah kau!!


Huru-hara tak ingin jua berhenti

Suara bisik kota tak jua ingin redah

Suara jeritan dari mulut si miskin

Membuat si kaya marah


Dengan mudahnya si kaya

Menghujat si miskin

Mencaci maki

Menghina

Mencela

Hingga si mulut si kaya berbusa 


Tengah-tengah kemegahan kota

Ketimpangan sosial mengembara


Di kehidupan yang penuh dengan:


Penderitaan

Kemiskinan

Kemeralatan

Pengangguran

Penggusuran

Pengeksploitasian

Kematian kaum buruh

Komentar