Langsung ke konten utama

Postingan

Zaman Telah Berubah

  Bangunlah dari tidurmu!! Kau mesti menyaksikan fenomena langka ini Kau pun mesti menyadari Ada kejanggalan di dunia ini Kau tau hal apa itu? Zaman telah berubah Zaman ini disebut zaman modern Kau tak menyadarinya? Hari ini kau mesti menyadarinya Zaman ini kebanyakan dinilai  oleh orang zaman transisi Orang tak lagi menyebutnya zaman primitif Tetapi zaman modern serba teknologi Semuanya tersedia, segala informasi mudah ditemukan Bangunlah dari tidurmu!! Mesti kau saksikan petani kita sudah maju Mereka tak membajak sawah menggunakan kerbau Tetapi menggunakan traktor yang ciptakan oleh zaman ini Orang tak lagi menggunakan surat kabar sebagai media informasi Tetapi google sudah tersedia sebagai media informasi Kau tau ini zaman modern orang tak lagi terlihat kuno Orang berlomba-lomba menjadi manusia modern Kekejaman kapitalis berada di depan mata Kita tak kuat lagi membendungnya Pengaruhnya di negara berkembang mengalahkan pengaruh agama Orang-orang tak lagi berduyun-duyun menja...

Bulan Madu Politik

Lihatlah didepan sana terpampang begitu indah Wajah-wajah yang tak ternodai jerawat Wajahnya putih bersih dan mulus bagaikan wanita China Tebar pesona adalah senjata mereka Dibawah gambar mereka tertera titel sebagai pemanis Mereka tak lupa menuliskan hashtag di pojok kiri atau pun kanan mereka Dengan kata-kata yang progresif dan bersinergi " Bersama rakyat untuk kesejahteraan rakyat" Hahahaha Sangat manis kalimat itu namun sayang banyak noda kebusukan Mereka juga pandai bermain akrobatik bagaikan pemain sirkus Mereka juga pandai menipu hanya dengan modal retorika Lihatlah mereka ada dimana-mana Spanduk besar di cetak dengan senyuman khas mereka Di pajang dimana-mana terutama di pinggir jalan Mereka terus saja menebar pesona, memanggil orang banyak Dengan seruan cukup memukau,mari saling merangkul untuk Indonesia sejahtera Hahaha, Terbahak-bahak pula aku melihat poster itu Orang-orang berlomba-lomba menebar pesona Tahun paling dinanti semakin dekat Kesakralan telah akan kalah...

Aktivis Komunitas Mahasiswa Kritis angkat bicara mengenai kunjungan PJ Gubernur Sulawesi Barat di Polman

Kehadiran Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H. sebagai Pejabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) yang resmi dilantik beberapa waktu lalu tentunya diharapkan dapat membawa banyak perubahan dalam segala sektor di Sulawesi Barat. Issue-issue kerakyatan yang sampai sejauh ini yang terdapat di Sulawesi Barat terkhususnya di polman mesti menjadi prioritas utama pj gubernur Sulawesi Barat. Merealisasikan kinerja pj sebelumnya yaitu Akmal Malik yang dinilai sampai sejauh ini belum berjalan kondusif.  Kehadiran Pj gubernur Sulbar Prof.Dr. Zudan Arif Fakrulloh S.H.,M.H datang berkunjung di Polewali Mandar. Irfan Aktivis Komunitas Mahasiswa Kritis Polman Basis Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI) Polman angkat bicara tentang kunjungan pj gubernur Sulbar di Polewali Mandar dengan agenda pertemuan dengan beberapa jajaran pemerintah daerah yang dilaksanakan di Kantor Bupati Polewali Mandar. Melalui telpon WhatsApp Irfan mengatakan “ Tentunya kunjungan ini bukan hanya sekedar meliha...

Aku Tradisional Kamu Modern

  Keindahan malam terpampang indah di hadapan kita Tempat yang kita singgahi ini terhias begitu indah Cahaya terang lampu hias membuat mata berkaca-kaca Keluh kesah memandang kiri kanan tentang keadaan yang kita temui malam ini Keresahan semakin membuat aku terpojokkan Aku terlunta-lunta memandang era saat ini Kenyamanan manusia di modernisasi dengan suguhan yang membuat manusia lupa untuk segera mungkin beranjak pergi Kopi yang di suguhkan begitu nyaman untuk diseduh hingga kita tak tahu lagi nikmatnya kopi yang di suguhkan oleh ibu Filosofi kopi seakan lebih mudah kita paparkan ketika berada ditempat kapitalis ini Tetapi coffe yang disuguhkan tak seanarkis coffe yang disuguhkan oleh kawan-kawan seperjuangan Coffe yang disuguhkan kaum kapitalis mungkin nikmat dan nyaman dilidah tetapi akal justru merasakan kesepian dan ketakutan Suara tawa yang terbahak-bahak terdengar jelas ditelinga Tawa itu seakan-akan mengejek para kaum cendikiawan yang sok anti kapitalis. Tetapi mereka pula y...

Kelompok Studi Mahasiswa Polman lahir untuk mewarnai kehidupan Bermahasiswa di Polewali Mandar

  Kelompok Studi Mahasiswa Polman melakukan kegiatan pertamanya di Kampus Unasman, Kegiatan Diskusi dan Sharing Session dengan Tema " Mahasiswa Tanpa Buku? ". ( Rabu/06/23) Berangkat dari sebuah keresahan melihat kehidupan bermahasiswa di Polewali Mandar hanya sebatas administratif saja maka lahirlah sebuah kelompok Studi ini.  Dalam pertemuan pertama di kampus UNASMAN telah di selenggarakan diskusi sebagai kegiatan pembuka. Adapun temanya yaitu "mahasiswa tanpa buku" dengan pemateri Oleh Pak Hamdan (Ketua jurusan Ilmu komunikasi Fisip UNASMAN).  Salah satu penggagas Kelompok Studi ini mengatakan bahwa banyaknya mahasiswa yang enggan untuk bersentuhan dengan buku, maka kami dari berbagai kampus di Polman berinisiatif membentuk Kelompok Studi Mahasiswa Polman. "Kegiatan ini buat karena atas dasar kekhawatiran segelintir mahasiswa yang melihat kondisi mahasiswa hari ini. Kondisi mahasiswa yang semakin memprihatinkan terutama keintelektualitasan mahasiswa. Mahasis...

Dibawah Bayang-bayang Urbanisasi

 Engkau akan terpanah dengan keromantisan alam Jiwamu akan terbebas dari kebelengguan Pernafasan mu takkan sesak sebagaimana yang sering kau katakan Kau akan menghirup udara segar yang disuguhkan oleh alam Polusi udara yang kau benci,takkan kau dapatkan disini Udara yang disuguhkan disini tak akan menghadirkan asma Kau akan menyaksikan burung bertangkar di singgasana Kau takkan meninggalkan sedetikpun menyaksikan kedamaian alam Suara bising kendaraan takkan mengusik mu disini Air bersih langsung dari alam akan menyegarkan dahagamu Kau tak perlu cemas tentang kehegenisan air di pelosok perkampungan Setiap pagi kau akan menyaksikan wanita desa membilas pakaian mereka di danau Tetapi mesti kau ingat!! Alam ini diciptakan bukan untuk kau lukai Alam ini tak merestui kejahatan mu yang seringkali kau lakukan Tuhan menciptakan keindahan ini bukan untuk kau poles dengan bangunan mewah Pelosok tetaplah pelosok,ia mempunyai ciri khas tersendiri Kau tentu tau suku Baduy, mereka masih menjaga k...

Tak Kusebut Lagi Engkau Kekasihku

  Merajuk rindu dengan berbagai keluh kesah Menanti cinta yang diterjang ombak Berharap temu jadi penawar namun  Tak seperti apa yang di harapkan Menanti mu menjadi siksaan bagiku Mengharapkan mu tuk memeluk tubuh ku yang menggigil Terasa ironisnya diriku ini yang banyak harap kepadamu Terombang-ambingkan dibuat oleh dirimu Aku tak berani lagi menyebutmu sebagai cinta Apalagi menyebutmu sebagai kekasih Terlalu penat aku menanti cinta yang kau janjikan padaku Namun kenyataannya tak ada cinta yang jelas kau beri padaku Suara-suara merdu dari rimbun hutan seakan memanggilku Tuk berpikir lebih jauh lagi tentang tak berharap kepada mu Biarlah cinta dalam diriku berangsur-angsur menghilang nan menjadi beku dalam ingatan. Kerinduan dengan waktu yang pernah terlalui bersamamu  Biarlah hanya menjadi kisah-kisah kelam dalam jatuh cinta Akan menjadi alasan besar tuk melangkah pergi bahwa tak ada cinta yang mesti di rawat penuh kasih Hujan menerpa wajahku sesaat aku menatap mendunnya...