Aktivis Komunitas Mahasiswa Kritis angkat bicara mengenai kunjungan PJ Gubernur Sulawesi Barat di Polman
Kehadiran Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H. sebagai Pejabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) yang resmi dilantik beberapa waktu lalu tentunya diharapkan dapat membawa banyak perubahan dalam segala sektor di Sulawesi Barat. Issue-issue kerakyatan yang sampai sejauh ini yang terdapat di Sulawesi Barat terkhususnya di polman mesti menjadi prioritas utama pj gubernur Sulawesi Barat. Merealisasikan kinerja pj sebelumnya yaitu Akmal Malik yang dinilai sampai sejauh ini belum berjalan kondusif.
Kehadiran Pj gubernur Sulbar Prof.Dr. Zudan Arif Fakrulloh S.H.,M.H datang berkunjung di Polewali Mandar. Irfan Aktivis Komunitas Mahasiswa Kritis Polman Basis Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI) Polman angkat bicara tentang kunjungan pj gubernur Sulbar di Polewali Mandar dengan agenda pertemuan dengan beberapa jajaran pemerintah daerah yang dilaksanakan di Kantor Bupati Polewali Mandar.
Melalui telpon WhatsApp Irfan mengatakan “ Tentunya kunjungan ini bukan hanya sekedar melihat,memantau,dan mengawasi melainkan melakukan terobosan untuk mengatasi persoalan kerakyatan yang terdapat di Polman. Kunjungan ini diharapkan bukan hanya sekedar jalan-jalan saja sebab permasalahan yang dialami rakya tentunya juga dialami oleh pemerintah karena bagaimanapun juga prioritas pemerintah ialah mensejahterakan kehidupan rakyat bukan mensejahterakan diri sendiri dan antek-anteknya” pungkasnya (Kamis,08/06/2023)
Polman masih berkecimpung dalam Krisis persoalan sampah yang masih terlihat dibeberapa titik di kota Polewali mandar. Sampah salah satu pemicu terjadinya banjir yang beberapa waktu yang lalu terus menimpa Polman. Tumpukan sampah yang terlihat di beberapa wilayah termasuk di Wonomulyo dan Polewali bahkan merembet ke lingkungan perumahan warga. Dengan bau sampah yang menyengat tentunya akan membuat masyarakat terganggu terutama dalam beraktivitas. Kendati demikian pemerintah daerah belum sama sekali merealisasikan tuntutan mahasiswa terkhususnya dari Front Perjuangan Pemuda Indonesia Pimpinan Kota Polewali Mandar.
Selain persoalan sampah Irfan juga menyoroti tentang angka kemiskinan di Polewali Mandar yang terus meningkat untuk tahun 2021 menjadi 15,68 ada peningkatan 2,75% dari tahun 2020. “Kemiskinan adalah penyakit sosial yang telah lama menjerat seluruh wilayah di Indonesia terkhususnya polman, seharusnya pemerintah mempunyai terobosan untuk mengatasi gejolak sosial ini dengan cara meningkatkan pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi maju sebagai penopang kehidupan masyarakat di Polewali mandar.”sambungnya
Lanjutnya. “Adapun disektor pertanian yang sangat memprihatinkan terutama alih fungsi lahan yang marak terjadi. Pembangunan perumahan warga atau BTN menjadi pemicu utama menyebabkan banyaknya lahan pertanian yang diurbanisasi. Pemerintah mesti melakukan pengawasan sesuai peraturan UU No. 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.”
“ Kedatangan PJ Gubernur Sulbar di Polman saya berharap bukan hanya kunjungan semata melainkan betul-betul berkomitmen menyelesaikan persoalan kerakyatan yang ada di Polewali Mandar ” tutupnya Irfan
Mendidik Rakyat Dengan Pergerakan Mendidik Penguasa Dengan Perlawanan
Irfan Aktivis Komunitas Mahasiswa Kritis Polman

Komentar
Posting Komentar